Jumat, 26 Desember 2025
Pengurus LP2M STKQ Adakan Kumpulan Persiapan Penerbitan Jurnal Hikami
Rabu, 09 April 2025
STKQ Al-Hikam Depok Gelar Pembekalan PKL bagi Mahasiswa Semester IV
Depok, 9 Juli 2025 – Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok menggelar kegiatan Pembekalan Peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2025 di Auditorium STKQ Al-Hikam. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester IV Angkatan 13 sebagai persiapan sebelum menjalani masa pengabdian di berbagai daerah.
PKL tahun ini mengusung tema "Satu Langkah Menebar Manfaat Bersama Al-Qur’an" yang bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan, etika, dan kesiapan mental agar mampu mengabdi secara maksimal di tengah masyarakat dengan semangat Qur’ani.
Acara diawali dengan penyampaian materi oleh Ketua STKQ Al-Hikam Depok, Ustaz Subur Wijaya yang mengangkat tema Optimalisasi Media Sosial sebagai Sarana Dakwah. Dalam materinya, Ustaz Subur menjelaskan tentang pengertian dakwah, tantangan dakwah masa kini, pedoman serta kode etik seorang pendakwah, serta strategi memanfaatkan media sosial secara efektif untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah.
Ia juga menekankan pentingnya sikap adaptif saat mahasiswa menjalani pengabdian. "Orang yang mampu bertahan di kondisi apa pun adalah mereka yang cepat beradaptasi,".
Materi berikutnya disampaikan oleh Ustaz Najib, yang memberikan arahan teknis mengenai penyusunan laporan PKL. Ia menjelaskan struktur laporan yang baik dan profesional, serta menekankan pentingnya kesungguhan dalam menjalankan tugas. "Jangan kerjakan semua hal, tapi kerjakan bagianmu dengan sempurna,".
Pemateri terakhir, Gus Yusron, menyampaikan materi bertema Peran Aktif Mahasiswa Qur’ani, Tangguh secara Mental dan Terampil secara Edukatif. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan bahwa pengabdian harus dilandasi oleh niat karena Allah, Rasulullah, dan kaum mukmin. “Magang adalah ruang untuk membangun status sosialmu. Hilangkan gengsi, niatkan karena Allah, dan lakukan lebih dari sekadar yang diminta,”.
Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan siap menebar manfaat di tengah masyarakat dengan bekal ilmu, ketangguhan mental, serta nilai-nilai Qur’ani yang membentuk pribadi adaptif dan berdedikasi.
Selasa, 17 Desember 2024
Kemendikbudristek Terbitkan Keputusan Akreditasi, Berikut Hasil Jurnal Hikami
Depok- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) baru saja mengeluarkan keputusan mengenai peringkat akreditasi sejumlah jurnal ilmiah untuk periode kedua tahun 2024. Salah satunya adalah Jurnal Hikami: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir, yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Kuliyyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam Depok.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Jurnal Hikami berhasil memperoleh peringkat akreditasi Sinta 5. Akreditasi ini berlaku untuk Volume 1, Nomor 1 Tahun 2020 hingga Volume 5, Nomor 12 Tahun 2024.
Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 177/E/KPT/2024. Surat tersebut mencakup akreditasi berbagai jurnal dari berbagai bidang ilmu, di mana beberapa jurnal memperoleh peningkatan peringkat, sementara lainnya berhasil mempertahankan akreditasi mereka.
Ketua STKQ Al-Hikam, Ustadz Subur Wijaya, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengurus yang telah berperan dalam mengelola Jurnal Hikami.
“Selamat dan sukses kepada seluruh Tim Jurnal Hikami dan Civitas Akademika STKQ Al-Hikam Depok atas terakreditasinya Jurnal Hikami dengan peringkat Sinta 5. Bismillah, semoga terus bermanfaat, istiqamah, dan lancar,” ungkapnya melalui grup Jurnal Hikami pada Rabu (13/11/2024).
Sementara itu, Pengasuh Pesantren Al-Hikam Depok, KH Yusron Shidqi, turut mengucapkan selamat dan mendoakan para pengurus.
“Selamat-selamat, barakallah fikum,” tulisnya.
Ustadz Hamzah, selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), juga menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Alhamdulillah, selamat dan terima kasih semuanya,” ujarnya menutup pesan tersebut.
Kamis, 10 Oktober 2024
Buka Pelatihan Kelas Sinematografi dan Jurnalisme Santri, Ketua STKQ Harap Peserta Ikuti dengan Komitmen Tinggi
Depok - Ketua Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam, Ustadz Subur Wijaya, secara resmi membuka Pelatihan Sinematografi dan Jurnalisme Santri yang berlangsung di auditorium STKQ pada Rabu (6/10/2024) kemarin.
Dalam sambutannya, Ustadz Subur berharap agar peserta mengikuti pelatihan ini secara maksimal. Menurutnya, kegiatan seperti ini adalah kesempatan yang langka.
“Kami berpesan kepada para mahasiswa, mohon kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi, karena kegiatan ini sangat jarang dan bermanfaat,” ujar Ustadz Subur.
Lebih lanjut, Ustadz Subur menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi modal bagi para santri yang akan menjalani program masa bakti selama satu tahun di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Menurutnya, keterampilan dalam mendokumentasikan kegiatan sangat penting di era digital saat ini.
“Diharapkan, para mahasantri Al-Hikam yang akan mengabdi di pesantren daerah 3T dapat mendokumentasikan kegiatan mereka. Eranya sudah berbeda, sudah saatnya untuk digitalisasi,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi Jejaring Dunia Santri, Mukhlisin, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kali kedua Dunia Santri mengadakan di pesantren Al-Hikam.
Menurutnya, kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan untuk memastikan para peserta mendapatkan bekal yang cukup dalam menghasilkan karya sinematografi dan jurnalistik.
“Ini kedua kalinya Dunia Santri mengadakan acara di Al-Hikam. Pelatihan ini berlangsung sebulan penuh, sehingga diharapkan teman-teman santri benar-benar terbekali,” kata Mukhlisin.
Sabtu, 17 Agustus 2024
Sampaikan Pesan Terakhir di Tempat PKL, Mahasiswa STKQ Ungkapkan Lewat Syair
Depok - Suasana haru menyelimuti acara penutupan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Sekolah Tinggi Kulliyatu Qur’an (STKQ) Al-Hikam di Pesantren Al-Hidayah Tajur. 17/8/2024.
Salah satu mahasiswa yang bertugas di Al-Hidayah, Saif Istaqim Haqiqi, menyampaikan pesan perpisahannya melalui gubahan syair yang penuh makna.
Menurut Saif, ia terinspirasi untuk membuat syair tersebut saat mengalami sakit parah selama proses magang, di mana pada waktu itu ia tidak bisa melakukan apa-apa. Saat itulah ia merenung dan terpikir untuk menyusun syair sebagai kenang-kenangan.
“Ketika itu lagi sakit dan sambil merenung. Akhirnya kok pengen belajar buat-buat syair,” ujar Saif melalui pesan WhatsApp.
Saif juga menambahkan bahwa syair yang ia buat adalah hadiah istimewa dan kenang-kenangan istimewa untuk para santri.
“Ingin memberikan hadiah dan kenangan, tapi bukan dengan hal yang biasa,” ujarnya.
Berikut adalah teks dan terjemahan syair yang disampaikan oleh Saif:
الحمد لله الذي القىنا # اليه ان تذكرنا تشكرنا
Segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kita # hanya kepada-Nya lah kita mengingat dan bersyukur
لو سبعة و ثلاثين يوما # ينفعنا إلى اخر الزمان
Walaupun hanya selama 37 hari # semoga memberikan manfaat bagi kita hingga akhir zaman
بكل نعمة صب علىينا # و ندعوه سرورا في قلوبنا
Dengan segala segala nikmat yang Allah limpahkan kepada kita # doa selalu kita panjatkan kepadanya agar selalu diberikan kebahagiaan dalam hati kita
لولا قدرته لا شيئ لنا # لامتثال كل ما امرنا
Andai tanpa kekuasaannya kita tak bisa apa-apa # untuk melaksanakan segala perintah-Nya
وبهذا اللقاء نحن نشكر # وفى قلوب سرورا نشعر
Kami sangat bersyukur dengan pertemuan ini # bahagiapun sangat terasa dalam hati ini
لسنا هنا الا خدمة للأمة # وسيلة لسعادة الاخرة
Kami di sini semata berkhidmah untuk umat # dengan harapan menjadi wasilah akan kebahagiaan kita di akhirat
ونحن انسان بكل نقصان # الراجى دائما من ربى الغفران
Kita hanyalah manusia biasa dengan segala kekurangan # yang selalu berharap ampunan dari tuhan
ولاهل الهداية نرجو ايضا# بكل اخطاء منا ريضا
Kepada keluarga Al-Hidayah kami juga berharap # keridhoan nya atas segala kesalahan yang kami perbuat
للطلاب ان تشكروا بالهداية# تدعوا و ترجوا من الله العناية
Seluruh santri harus bersyukur dengan adanya Al-Hidayah # sembari berdoa dan berharap pertolongan dari Allah (dalam belajar)
فعليكم التعلم و الخدمة # لتنالون العلوم و البركة
Kalian harus belajar dan berkhidmah # sungguh kalian akan mendapatkan ilmu dan kehidupan yang penuh berkah
واحذروا فى الدرس كثرة المزاح # وهو سبب لشدة الحسرة
Berhati-hatilah dalam belajar banyak bermain-main # karena itu salah satu sebab adanya penyesalan yang tak main-main
| Mahasiswa STKQ Semester V Saif Istaqim Haqiqi saat menyampaikan pesan dan kesan di hadapan para santri |
Hadiri Acara Penutupan Program PKL, Ketua STKQ Berharap Para Santri Terus Mengembangkan Diri
Depok - Dalam acara penutupan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ) Al-Hikam yang bertugas di Yayasan Al-Hidayah Tajur, Ketua STKQ, Ustadz Subur Wijaya, beserta jajaran Asatidz lainnya turut hadir. di acara tersebut. Kegiatan berlangsung di depan Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Tajur. 17/8/2024
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Subur Wijaya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar Yayasan Al-Hidayah yang telah menerima dan membimbing mahasiswa selama proses PKL di Pesantren Al-Hidayah.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih atas nama Al-Hikam kepada seluruh keluarga besar Al-Hidayah Tajur yang berkenan menerima, membimbing, mengarahkan mahasiswa kami untuk PKL di Pesantren Al-Hidayah ini,” ungkapnya.
Selain itu, Ustadz Subur juga memohon maaf sebesar-besarnya apabila dalam proses PKL, mahasiswa STKQ masih banyak kekurangan dan kekeliruan.
“Selama perjalanan mahasiswa kami di Al-Hidayah selama 37 hari, kami memohon maaf jika masih terdapat kekeliruan dan kealfaan,” lanjutnya.
Ustadz Subur berharap, program yang telah ditinggalkan oleh mahasiswa di Al-Hidayah dapat menjadi penyemangat bagi santri untuk tetap semangat dalam belajar dan mengembangkan potensi diri.
“Harapan kami, semoga apa yang telah ditinggalkan oleh mahasiswa dapat menjadi cikal bakal, pemantik semangat bagi santri agar selama enam tahun ke depan mereka bisa seperti kakak-kakaknya, dengan hafalan 30 Juz, mahir kitab kuning, serta mampu berbahasa Arab dan Inggris,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pesantren Al-Hidayah Tajur, Kiai Toto Idris Taufiq, menyampaikan rasa bangga serta terima kasih kepada mahasiswa STKQ Al-Hikam atas terlaksananya PKL di Al-Hidayah.
“Ucapan terima kasih wa bilkhusus kami sampaikan kepada mahasantri STKQ yang sejak awal kehadiran hingga saat ini terus melaksanakan program yang direncanakan di Pondok Pesantren Al-Hidayah Tajur,” ujar Kiai Toto.
| Penyerahan Cinderamata dari STKQ yang diberikan oleh Ustadz Subur Wijaya (sebelah kanan) dan diterima oleh Pimpinan Pesantren Al-Hidayah Tajur Kiai Toto Idris Taufiq (sebelah kiri) |
Kiai Toto bahkan menyatakan bahwa jika para mahasantri ingin melanjutkan pengabdian mereka sembari melanjutkan kuliah di STKQ, Pesantren Al-Hidayah Tajur akan sangat terbuka. Ia juga menekankan bahwa mahasantri tidak perlu khawatir memikirkan masa depan mereka.
“Terus terang saja, jika mahasantri ingin tetap tinggal di Al-Hidayah dan melanjutkan belajar di STKQ Al-Hikam Depok, kami tidak akan merasa keberatan. Bahkan, kami akan sangat berterima kasih karena mereka bisa melanjutkan pengabdian di sini,” lanjutnya.
“Tidak perlu bingung memikirkan segala sesuatunya, bahkan untuk masa depan di usia 25 tahun nanti. Jika mahasantri ini siap, kami sangat terbuka dan mengucapkan terima kasih apabila mereka bisa mengabdikan diri di sini,” ungkap Aji Toto sapaan akrabnya.
Sebagai informasi, program PKL STKQ tahun 2024 yang dilaksanakan oleh mahasantri semester lima tersebar di 13 titik di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, salah satunya di Pesantren Al-Hidayah Tajur. Untuk informasi lengkapnya bisa dibaca melalui link berikut ini: Awali bulan Juli, 42 Mahasiwa STKQ Jalani PKL






